Pencarian

Gubernur Sumut Bobby Nasution Siapkan Grand Design Industri Olahraga, Targetkan Pengelolaan Aset PON Berkelanjutan

Rabu, 12 Agustus 2026 • 20:21:01 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution Siapkan Grand Design Industri Olahraga, Targetkan Pengelolaan Aset PON Berkelanjutan
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memimpin rapat penyusunan grand design industri olahraga di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (11/8/2026).

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyusun cetak biru pengembangan industri olahraga daerah. Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin rapat bersama Penjabat Sekretaris Daerah Sulaiman Harahap dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (11/8/2026).

Rapat tersebut membahas skema tata kelola aset olahraga bernilai besar yang kini dimiliki daerah. Bobby menilai infrastruktur yang ada harus mampu menghasilkan pemasukan dan melahirkan atlet berkualitas, bukan sekadar menjadi bangunan fisik.

Aset PON Jadi Modal Utama

Sumatera Utara tercatat memiliki fasilitas bertaraf nasional dan internasional di kawasan Sport Centre Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang. Beberapa di antaranya adalah Stadion Utama, Stadion Madya, serta sejumlah venue pendukung lainnya.

“Bagaimana olahraga ini bisa menghasilkan pemasukan, diminati masyarakat, sekaligus melahirkan atlet-atlet berkualitas. Untuk itu diperlukan grand design yang matang agar pengembangannya berkelanjutan,” kata Bobby dalam pernyataannya.

Keberadaan fasilitas tersebut disebutnya harus diikuti tata kelola yang baik. Tujuannya agar aset fisik itu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan prestasi olahraga secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Skema BLUD untuk Pengelolaan Venue

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut M Mahfullah Pratama Daulay menjelaskan, pengelolaan kawasan pusat olahraga nantinya akan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Skema ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pengelolaan aset dan pelayanan publik. BLUD juga memberikan fleksibilitas bagi pengelola untuk mengembangkan inovasi serta model bisnis olahraga.

“Pengelolaan melalui BLUD memungkinkan optimalisasi aset sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan olahraga secara berkelanjutan,” ujar Mahfullah.

Target: Atlet Berprestasi dan Ekosistem Olahraga yang Hidup

Bobby menegaskan pengembangan industri olahraga tidak semata-mata berorientasi pada pendapatan daerah. Menurutnya, pemerintah juga harus mendorong lahirnya budaya olahraga di tengah masyarakat melalui kegiatan yang rutin dan berkesinambungan.

Program pembinaan, pelatihan, hingga penyelenggaraan kompetisi diminta diarahkan untuk meningkatkan kualitas atlet Sumatera Utara. Sebagai salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Sumut dinilai harus mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Target peningkatan kualitas atlet, pengelolaan aset dan peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga harus berjalan bersamaan,” ujarnya.

Dengan skema BLUD, pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan aset dapat digunakan kembali untuk mendukung pembinaan atlet, pengembangan organisasi olahraga, dan program kepemudaan. Pemprov Sumut berharap grand design yang sedang disusun menjadi fondasi pengembangan olahraga jangka panjang sekaligus memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu pusat olahraga nasional.

Follow www.monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaldera.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks