SUMATERA UTARA — Kapolri Cup 2026 resmi mempertemukan tim-tim e-sport internal Polri dari berbagai daerah, dan Polda Sumatera Selatan datang dengan skuad Mobile Legends yang solid. Bertanding di Indonesia Arena, GBK, Senayan, tim ini membawa nama besar Provinsi Sumsel dengan dukungan penuh dari jajaran kepolisian setempat. Kehadiran mereka menegaskan bahwa kompetisi internal Polri ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggung kompetitif yang serius bagi para pemain.
Daftar Skuad dan Peran Kunci Tim Polda Sumsel
Tim e-sport Polda Sumsel tidak hanya membawa pemain inti, tetapi juga struktur pendukung lengkap. Selain enam atlet, ada official, asisten coach, serta unsur IESPA Bidang Kompetisi yang ikut mendampingi. Komposisi ini menunjukkan keseriusan persiapan mereka menghadapi tim-tim kuat lainnya di turnamen.
- Rama Firzawiyansyah — Kapten tim
- Muhammad Fadil — Atlet
- Rafly — Atlet
- Muhammad Fabian Masmalik — Atlet
- Fauza Hayatulla Fadilla — Atlet
- Andres Iniesta — Atlet
Dukungan dari Polres Banyuasin menjadi catatan menarik, karena tim ini identik dengan pembinaan e-sport di daerah. Ini menjadi sinyal bahwa talenta Mobile Legends tidak hanya terpusat di kota-kota besar seperti Palembang atau Jakarta.
Dukungan Penuh dari Kapolda Sumsel dan Polres Banyuasin
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho hadir langsung di venue untuk memberikan motivasi kepada para atlet. Kehadiran orang nomor satu di kepolisian daerah tersebut menegaskan bahwa e-sport kini dianggap sebagai olahraga prestasi yang layak didukung penuh oleh institusi.
Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Sandi Kharisma menegaskan bahwa keikutsertaan tim ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap perkembangan olahraga elektronik di Indonesia.
"Kehadiran kami merupakan bagian dari dukungan terhadap tim e-Sport Polda Sumsel yang berlaga di Kapolri Cup 2026. Semoga para atlet dapat tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas dan membawa nama baik Polda Sumsel," katanya kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Kapolri Cup 2026: Lebih dari Sekadar Turnamen Internal
Turnamen ini bukan ajang pamer kekuatan semata. AKP Sandi Kharisma menyebut Kapolri Cup 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga elektronik secara kompetitif dan sportif. Atmosfer kompetisi di Indonesia Arena GBK pun disebut berjalan aman dan lancar selama tim Sumsel bertanding.
Bagi para pemain Mobile Legends di Sumatera Selatan, capaian ini bisa menjadi pijakan untuk menembus kompetisi yang lebih besar. Pengalaman bertanding di venue sebesar GBK melawan tim-tim dari seluruh Indonesia adalah modal berharga yang tidak didapatkan semua orang.
"Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan lancar. Kita akan terus mendukung kegiatan positif yang dapat mendorong prestasi serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang secara kompetitif dan sportif," ungkap Kasat Reskrim.
Dengan selesainya laga di babak penyisihan ini, publik Sumsel kini menantikan hasil akhir perjuangan tim kebanggaan mereka. Terlepas dari hasil yang diraih, partisipasi ini sudah menjadi kemenangan tersendiri bagi perkembangan ekosistem e-sport di daerah.