SIMALUNGUN — Perputaran uang di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar diprediksi meningkat tajam saat Sumatera Utara Rally 2026 berlangsung. Kejuaraan balap mobil bertaraf internasional ini akan diikuti 45 peserta dari berbagai kelas, termasuk enam pereli asing asal Prancis, India, dan Malaysia.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, Harun Mustafa, menyebut kehadiran puluhan tim balap beserta kru mekanik, ofisial, dan ribuan penonton akan mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat. Sektor penginapan, transportasi, hingga UMKM dipastikan merasakan dampaknya langsung.
"Perputaran ekonomi terjadi di berbagai sektor, mulai dari penginapan, transportasi hingga UMKM," kata Harun.
Hunian Hotel dan Omzet Warung Diprediksi Naik Selama Reli Berlangsung
Lonjakan ekonomi itu sudah terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel dan penginapan di sekitar lokasi special stage (SS) perkebunan teh. Permintaan jasa transportasi juga ikut naik, diikuti omzet pelaku UMKM kuliner, warung kopi, dan pedagang suvenir yang berjualan di sepanjang area lintasan.
Ketua Dewan Pembina IMI Sumut, Musa Rajekshah, menegaskan ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, reli menjadi medium promosi pariwisata Danau Toba sekaligus alat penggerak ekonomi warga.
"Ini bukan hanya soal hobi, tetapi juga bagaimana kita mempromosikan pariwisata Danau Toba dan meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Komitmen BUMN: Lahan Perkebunan Jadi Arena Balap Internasional
Pemanfaatan kawasan perkebunan teh sebagai lintasan balap tidak lepas dari peran PTPN IV PalmCo. Perusahaan pelat merah ini membuka akses asetnya untuk mendukung inisiatif strategis pemerintah dan IMI dalam mengembangkan olahraga otomotif di Sumatera Utara.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa penyediaan lahan perkebunan teh di Simalungun merupakan wujud komitmen perusahaan mendukung program yang memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
"Penyediaan lahan perkebunan teh di Simalungun sebagai lintasan reli merupakan bentuk komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung inisiatif strategis pemerintah dan IMI. Kami menyadari aset BUMN ini memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi," kata Jatmiko.
Jalur Menuju WRC: Sumut Siap Jadi Tuan Rumah Lagi
Dukungan PTPN IV PalmCo terhadap ajang ini bukan yang pertama. Perusahaan secara rutin menyediakan kawasan perkebunan teh sebagai arena Kejurnas Rally dan APRC. Langkah ini sejalan dengan upaya IMI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mematangkan kesiapan daerah untuk kembali menjadi tuan rumah seri World Rally Championship (WRC) di Indonesia.
Musa Rajekshah menambahkan, penyelenggaraan reli membutuhkan biaya besar dan keterlibatan banyak pihak karena lintasan yang digunakan berada di luar sirkuit. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku olahraga otomotif, dan dunia usaha menjadi kunci suksesnya ajang ini.
Sumut Rally 2026 diharapkan menjadi bukti nyata bahwa pengembangan sport tourism mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan penyangga Danau Toba.