Pencarian

BMKG: Hujan Sedang hingga Lebat Guyur 33 Wilayah Sumut Sepekan ke Depan, Warga Tapteng Diminta Waspada Banjir

Senin, 10 Agustus 2026 • 18:18:31 WIB
BMKG: Hujan Sedang hingga Lebat Guyur 33 Wilayah Sumut Sepekan ke Depan, Warga Tapteng Diminta Waspada Banjir
Hujan sedang hingga lebat berpotensi mengguyur 33 wilayah di Sumatera Utara pada 10–17 Agustus 2026, menurut peringatan dini BMKG Wilayah I Medan.

TAPTENG — Ketua Tim Sistem Peringatan Dini BMKG Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, menyampaikan bahwa seluruh wilayah Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan. Peringatan dini ini berlaku mulai 10 hingga 17 Agustus 2026 dan mencakup hampir seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Martha menjelaskan, fenomena ini dipicu oleh anomali Suhu Muka Laut (SST) yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatra dan Selat Malaka. Selain itu, adanya belokan angin (shearline) dan konvergensi di sekitar Pantai Timur Sumut turut mendukung terbentuknya awan konvektif yang membawa hujan lebat.

Hujan Sore Hari Disertai Petir dan Angin Kencang

BMKG memprediksi cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari justru memicu pemanasan permukaan optimal atau solar heating. Kondisi ini menciptakan instabilitas atmosfer yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan pada sore hingga malam hari.

"Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat (lokal) pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah Sumut," ucap Martha.

Aktivitas gelombang atmosfer yang aktif serta suplai uap air yang melimpah dari perairan hangat memperkuat potensi cuaca ekstrem tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan deras mengguyur.

33 Wilayah Terdampak, dari Pesisir Timur hingga Barat

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat terbentang luas, mulai dari pesisir timur hingga pantai barat Sumatera Utara. Di Pantai Timur, daerah yang masuk daftar waspada meliputi Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, serta tiga kabupaten Labuhanbatu.

Sementara itu, wilayah dataran tinggi dan pesisir barat juga tak luput dari peringatan ini. BMKG menyebutkan Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Samosir, Toba, Simalungun, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas, hingga Mandailing Natal masuk dalam zona potensi hujan lebat.

Kepulauan Nias juga menjadi perhatian khusus. Gunung Sitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat diprediksi mengalami kondisi cuaca serupa dalam periode yang sama. Pakpak Bharat melengkapi daftar 33 wilayah yang harus meningkatkan kewaspadaan.

Antisipasi Banjir di Tapteng dan Imbauan untuk Kepala Daerah

Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi salah satu wilayah yang kerap terdampak banjir saat hujan lebat terjadi. BMKG mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rendah untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi.

"Para kepala daerah juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, POLRI setempat untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh Balai Besar MKG Wilayah I Medan untuk menjadi perhatian dan kesiapsiagaan kita bersama," tuturnya.

BMKG menegaskan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi. Seluruh pembaruan prakiraan cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG maupun media sosial Balai Besar MKG Wilayah I Medan.

Follow www.monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mistar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks