STABAT — Ratusan pelajar Yayasan Pendidikan Putra Jaya Jabal Rahman mengikuti upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Kapolres Langkat, AKBP Hannry P.H. Tambunan, Senin (10/8/2026) sekira pukul 07.30 WIB. Kehadiran orang nomor satu di Polres Langkat itu merupakan bagian dari program Polisi Langkat Garuda Ksatria untuk mendekatkan diri dengan dunia pendidikan.
Dalam amanatnya, AKBP Hannry mengingatkan para siswa bahwa kenakalan remaja tidak pernah dimulai dari perbuatan besar. "Kenakalan remaja biasanya berawal dari hal-hal kecil, seperti tidak mematuhi aturan sekolah dan salah memilih lingkungan pergaulan," ujarnya di hadapan para pelajar dan tenaga pengajar.
AKBP Hannry menyoroti tiga persoalan yang dinilai paling rentan menjerat pelajar saat ini. Pertama, keterlibatan dalam aksi tawuran dan geng motor. Kedua, penyalahgunaan narkotika yang kini menjadi perhatian serius kepolisian. Ketiga, perilaku bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.
Soal perundungan, Kapolres mengajak para siswa untuk saling menghargai perbedaan. Setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan tidak ada seorang pun yang ingin dilahirkan dengan kekurangan ataupun kondisi fisik tertentu. Karena itu, hubungan pertemanan yang baik harus dijaga.
Kapolres juga memberikan edukasi khusus tentang literasi digital. Di era post-truth, opini dan informasi yang belum tentu benar dapat dengan mudah memengaruhi masyarakat. Para pelajar diminta untuk melakukan validasi dan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi.
Langkah ini dinilai penting agar generasi muda tidak ikut serta dalam penyebaran berita bohong ataupun fitnah yang bisa berujung pada masalah hukum. Selain itu, AKBP Hannry menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas, termasuk penggunaan helm saat berkendara.
"Aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda usia produktif sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya, merujuk pada cita-cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Di akhir amanat, Kapolres berpesan agar para siswa tetap semangat meraih cita-cita, belajar dengan sungguh-sungguh, serta menghormati orang tua dan guru. Doa dan harapannya, kelak para pelajar menjadi orang-orang sukses yang berguna bagi masyarakat serta membawa nama baik keluarga, bangsa, dan negara.
Para guru dan siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran Polri di lingkungan sekolah diharapkan memberikan semangat positif sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Polres Langkat juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun pelayanan kepolisian agar menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam. Melalui semangat "Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai," Polres Langkat berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis serta dekat dengan masyarakat.