Pencarian

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Dukung Literasi Ekonomi Syariah untuk Pelaku UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 07:01:01 WIB
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Dukung Literasi Ekonomi Syariah untuk Pelaku UMKM
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima audiensi Bank Sumut Syariah di Balai Kota Pematangsiantar, Jumat (9/10/2026).

PEMATANGSIANTAR — Pemerintah Kota Pematangsiantar membuka ruang kolaborasi dengan Bank Sumut Syariah untuk memperluas pemahaman masyarakat soal ekonomi syariah. Audiensi berlangsung di ruang kerja wali kota, lantai II Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Jumat (9/10/2026).

Wali Kota Wesly Silalahi menilai penguatan ekonomi syariah butuh kerja sama banyak pihak agar ekosistemnya tumbuh berkelanjutan. Menurutnya, sasaran utama adalah pelaku UMKM dan industri kreatif di kota itu.

Ekonomi Syariah Bukan Sekadar Layanan Keuangan

Wesly menjelaskan, cakupan ekonomi syariah lebih luas dari layanan lembaga keuangan. Di dalamnya termasuk pengembangan industri halal, pemberdayaan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, hingga peningkatan literasi keuangan syariah.

Karena itu, ia meminta program-program ekonomi syariah lebih berfokus pada aspek teknis dan implementasi kegiatan. Pemko Pematangsiantar, kata dia, siap mendukung penuh.

"Kalau bisa, program-program ekonomi syariah dapat lebih berfokus pada aspek teknis dan implementasi kegiatan. Pemko Pematangsiantar tentu mendukung penuh, dan saya berharap Bank Sumut Syariah juga terus melibatkan pemko," kata Wesly.

Edukasi ZISWAF Digelar 13 Oktober di Gedung Inspektorat

Kepala Cabang Bank Sumut Syariah Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis menyampaikan rencana kegiatan Literasi Ekonomi Syariah yang berfokus pada Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF). Kegiatan itu dijadwalkan Selasa (13/10/2026) di Gedung Inspektorat Kota Pematangsiantar.

Syufri menyebut agenda tersebut sebagai langkah strategis memperkuat pemahaman masyarakat dan aparatur soal pengelolaan dana sosial Islam. Pemilihan Gedung Inspektorat dimaksudkan menegaskan pentingnya transparansi dan pengawasan.

"Pengelolaan dana sosial Islam harus mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan syariah," ujarnya.

Lewat kegiatan itu, Bank Sumut Syariah berharap pemahaman soal pengelolaan ZISWAF meningkat sekaligus mendorong tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab.

Audiensi turut dihadiri Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Rilan Syakban Pohan.

Follow www.monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sinata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks