Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III kelompok genap BPSDM Provinsi Sumatera Utara melaksanakan studi lapangan ke PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Kegiatan yang disambut langsung Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza itu bertujuan memperluas wawasan peserta soal inovasi pelayanan publik dan tata kelola organisasi. Studi lapangan menjadi bagian proses pembelajaran dalam pelatihan kepemimpinan administrator.
PADANG LAWAS — Rombongan peserta PKA Angkatan III kelompok genap BPSDM Provinsi Sumatera Utara menyambangi kantor PT Transjakarta untuk mempelajari praktik terbaik pengelolaan organisasi. Pemilihan Transjakarta sebagai lokus studi lapangan didasarkan pada perannya sebagai penyelenggara layanan transportasi publik perkotaan yang terus mengembangkan inovasi, transformasi digital, dan peningkatan kualitas pelayanan.
Transjakarta dinilai menghadapi tantangan kompleks dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Kondisi itu memberi pembelajaran soal pentingnya kepemimpinan yang responsif, pengambilan keputusan berbasis data, serta kemampuan organisasi beradaptasi terhadap perubahan.
Pengembangan sistem transportasi terintegrasi, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan aksesibilitas layanan menjadi aspek yang dipelajari peserta. Materi itu diharapkan jadi referensi pengembangan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun instansi asal peserta.
Kepala BPSDM Sumut Dr. Agustinus, S.SiT, MT menyebut studi lapangan ini bagian dari upaya meningkatkan kompetensi kepemimpinan peserta. Menurutnya, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai strategi kepemimpinan, manajemen perubahan, pengembangan inovasi, serta upaya membangun budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif.
"Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai strategi kepemimpinan, manajemen perubahan, pengembangan inovasi, serta upaya membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan," kata Agustinus di acara itu.
Peserta asal Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas, Riswan Ali Syahputra S.Kom, MM, memfokuskan pembelajaran pada sejumlah aspek strategis. Di antaranya kepemimpinan transformasional, peningkatan kinerja organisasi, pemanfaatan teknologi informasi, dan inovasi pelayanan publik.
"Kegiatan ini sejalan dengan semangat transformasi birokrasi yang menuntut aparatur pemerintah memiliki kemampuan memimpin perubahan, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," tutur Riswan kepada ANTARA melalui pesan WhatsApp, Kamis (8/10) malam.
Pendamping studi lapangan Drs. Ikhwan Faizan Nasution, MAP menyampaikan kegiatan ini sebagai langkah BPSDM Provinsi Sumatera Utara memperkuat komitmen mencetak pemimpin administrator yang profesional, inovatif, dan adaptif. Peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan birokrasi berkinerja tinggi.
Studi lapangan sekaligus membangun kapasitas aparatur agar tidak hanya memahami tantangan organisasi, tetapi juga memiliki keberanian menghadirkan solusi nyata. Tujuannya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemajuan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara.