Pertamina Siagakan 7 SPBU di Jalur Mandalika Selama MotoGP 2026

Penulis: Hamzah Effendi  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:06:31 WIB
Pertamina menyiagakan tujuh SPBU di jalur menuju Sirkuit Mandalika selama MotoGP 2026.

SUMATERA UTARA — PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan tujuh SPBU di jalur menuju Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, NTB, untuk melayani lonjakan mobilitas selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Penyiagaan ini menyasar wisatawan, official, dan peserta balap yang melintas di Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram. Tiga SPBU di antaranya beroperasi penuh 24 jam.

Tiga SPBU Beroperasi 24 Jam

Dari tujuh SPBU yang disiagakan, tiga di antaranya melayani pembeli tanpa henti selama 24 jam. Ketiganya adalah SPBU 54.832.06 di Jalan Prabu Rangkasari, SPBU 54.833.11 di Jalan Imam Bonjol, dan SPBU 54.833.07 di Jalan Jenderal A. Yani KM 8.

Sementara empat SPBU lain beroperasi pukul 06.00–24.00 WITA. Dua di Lombok Tengah, yakni SPBU 54.835.08 di Jalan Raya Bandara Internasional dan SPBU 54.835.14 di Jalan Sengkol. Dua lagi di Kota Mataram: SPBU 54.832.03 di Jalan Majapahit Nomor 40 dan SPBU 54.832.12 di Jalan Gajah Mada.

Penyiagaan mencakup wilayah Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram. Ketiga kawasan itu menjadi pintu masuk utama bagi rombongan peserta, official, dan penonton yang menuju sirkuit.

Stok BBM dan Infrastruktur Distribusi

Selain kesiapan SPBU, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan stok BBM dan kesiapan infrastruktur distribusi energi di NTB. Pasokan didukung Integrated Terminal Ampenan, terminal bahan bakar yang menjadi simpul utama penyaluran di kawasan tersebut.

Koordinasi distribusi dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama periode penyelenggaraan event. Pola ini meniru pengalaman Pertamina saat menangani event balap sebelumnya, di mana permintaan BBM di sekitar sirkuit naik signifikan dalam beberapa hari menjelang balapan.

Dampak bagi Wisatawan dan Pelaku Usaha Lokal

Bagi wisatawan yang berkendara sendiri menuju Mandalika, keberadaan SPBU beroperasi 24 jam mengurangi risiko kehabisan bahan bakar di jalur yang sepi pada malam hari. Jalur menuju sirkuit dari Mataram dan Bandara Internasional Lombok memang melewati ruas dengan jarak antarpom bensin yang cukup jauh.

Pelaku usaha lokal di sekitar rute juga diuntungkan. Peningkatan arus kendaraan selama MotoGP biasanya mendorong permintaan di sektor kuliner, penginapan, dan jasa transportasi. Ketersediaan BBM yang terjamin membuat rantai mobilitas tidak terputus.

Kitty menegaskan, "Pertamina Patra Niaga menyiagakan SPBU di jalur-jalur strategis menuju Mandalika agar masyarakat dan wisatawan dapat memperoleh layanan BBM dengan mudah dan nyaman. Sejumlah SPBU beroperasi hingga 24 jam, khususnya di jalur dengan potensi peningkatan mobilitas."

Antisipasi Lonjakan Mobilitas

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi salah satu event internasional terbesar di NTB. Ratusan ribu penonton diperkirakan datang, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, dengan sebagian besar menggunakan kendaraan pribadi dan bus rombongan.

Pola penyiagaan SPBU ini sejalan dengan strategi Pertamina Patra Niaga dalam mendukung event besar di daerah. Pada gelaran sebelumnya, perusahaan juga menambah jam operasional dan pasokan di titik-titik rawan antrean.

Bagi Pertamina, kesiapan energi di ajang MotoGP menjadi ujian reputasi layanan sekaligus peluang memperkuat posisi sebagai penyedia BBM utama di kawasan wisata prioritas. Keberhasilan menjaga pasokan selama event berlangsung akan menjadi tolok ukur kesiapan infrastruktur energi di NTB ke depan.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top