Turis Indonesia ke Korsel Tembus 205.000, Pertumbuhannya Tertinggi

Penulis: Syafruddin Amir  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:21:31 WIB
Kementerian Pariwisata Korea Selatan mencatat 205.000 wisatawan Indonesia berkunjung sepanjang Januari–Agustus.

SUMATERA UTARA — Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan mencatat 205.000 wisatawan Indonesia masuk ke Negeri Ginseng sepanjang Januari–Agustus, naik 22,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. Angka itu menempatkan Indonesia di urutan ketiga sumber turis Asia Tenggara, di bawah Filipina (454.000) dan Vietnam (407.000). Meski bukan penyumbang terbesar, lonjakan wisatawan Indonesia jadi yang paling tinggi dibanding negara lain di kawasan.

Sepanjang delapan bulan pertama 2026, total 15,05 juta orang asing tercatat masuk ke Korea Selatan. Jumlah itu naik 21,6 persen dibanding 12,38 juta kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Agustus menjadi bulan tersibuk dengan 2,25 juta kedatangan, tertinggi sepanjang tahun ini.

Filipina dan Vietnam di Depan, Indonesia Paling Cepat Tumbuh

Filipina menyumbang 454.000 wisatawan, naik 16,1 persen dari tahun sebelumnya. Vietnam mengikuti dengan 407.000 kunjungan, tumbuh 10,5 persen. Indonesia berada di posisi ketiga dengan 205.000 wisatawan.

Singapura, Thailand, dan Malaysia masing-masing mengirim lebih dari 200.000 orang selama periode yang sama. Pertumbuhan Indonesia tercatat paling tinggi di antara seluruh negara Asia Tenggara.

Pelonggaran Visa Jadi Pemicu

Kementerian mengaitkan kenaikan ini dengan pelonggaran pembatasan masuk yang dikoordinasikan bersama Kementerian Kehakiman. Aturan kelayakan penerbitan visa untuk wisatawan dari 11 negara Asia Tenggara mulai dilonggarkan sejak 30 Maret.

Korea Selatan juga menjalankan program bebas visa sementara untuk rombongan wisata dari Indonesia. Kombinasi kedua kebijakan itu membuat proses keberangkatan lebih sederhana bagi traveler Indonesia yang ingin berkunjung.

Belanja Turis Cetak Rekor Won 14,02 Triliun

Pengeluaran wisatawan asing dengan kartu kredit mencapai Won 14,02 triliun dari Januari hingga Agustus. Angka itu naik 48,5 persen dari Won 9,44 triliun pada tahun sebelumnya, sekaligus menjadi rekor baru.

Sebanyak 27,8 persen warga asing masuk melalui bandara dan pelabuhan regional di luar wilayah metropolitan Seoul. Pola ini menunjukkan kota-kota selain Seoul mulai jadi pintu masuk pilihan.

Oktober Jadi Bulan Puncak Kunjungan

Kementerian memperkirakan Oktober akan menerima jumlah wisatawan asing tertinggi sepanjang tahun. Prosedur masuk akan dikelola lebih hati-hati untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.

"Dengan hambatan masuk dan pemasaran pariwisata yang disesuaikan, komposisi pengunjung telah beragam," kata Kang Jung-won, kepala kantor kebijakan pariwisata kementerian, dalam siaran pers.

Kang menambahkan pihaknya akan mempertahankan momentum hingga kuartal keempat melalui pemasaran yang terkait dengan budaya Korea.

Tips bagi Traveler Indonesia

Bagi yang berencana ke Korea Selatan dalam waktu dekat, cek status program bebas visa untuk rombongan dan syarat visa terbaru sebelum memesan tiket. Informasi terkini dapat dikonfirmasi via Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta atau situs resmi kementerian pariwisata setempat.

Musim gugur pada Oktober hingga November jadi waktu favorit karena suhu nyaman dan daun maple berubah warna. Siapkan anggaran lebih untuk akomodasi dan transportasi mengingat bulan tersebut masuk puncak kunjungan.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top