Pelindo Pangkas 17 Anak Usaha, Rampung Akhir 2026

Penulis: Ramli Ahmad  •  Rabu, 30 September 2026 | 14:38:01 WIB
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan transformasi Pelindo dimulai dari penyederhanaan struktur entitas usaha.

SUMATERA UTARA — PT Pelindo menargetkan pemangkasan 17 entitas usaha dari 41 menjadi 24 anak usaha, dengan 11 perusahaan sudah menyelesaikan aksi korporasi dan enam sisanya ditargetkan rampung hingga 31 Desember 2026.

Paragraf pembuka: Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menyatakan transformasi Pelindo masih akan berlangsung panjang dan diawali dengan penyederhanaan struktur entitas sebelum masuk ke penataan model bisnis. Penataan dilakukan lewat berbagai skema, mulai dari merger, konsolidasi, divestasi, hingga likuidasi.

Skema dan Tahapan Penataan Entitas

Dari 41 entitas usaha yang dimiliki Pelindo, 24 anak usaha akan dipertahankan. Sebelas perusahaan telah menuntaskan aksi korporasi, sementara enam entitas lainnya masih dalam proses dan ditargetkan selesai hingga akhir 2026.

Dony menegaskan bahwa penyederhanaan struktur menjadi fondasi sebelum Pelindo membenahi model bisnisnya secara menyeluruh.

"Jadi ini transformasinya masih panjang, tapi dimulai dari streamlining dulu, abis itu baru kita masuk ke proses menata bisnis model kita menjadi benar," ujar Dony dalam siaran pers, Rabu (30/9).

Model Parenting Berubah ke Active Management

Pelindo tidak hanya mengurangi jumlah entitas. Perusahaan pelat merah itu juga mengubah model parenting dari strategic holding menjadi active management. Lewat perubahan itu, Pelindo akan mengambil peran lebih langsung dalam pengelolaan kegiatan operasional utama.

Pembagian peran antara holding, regional, service line, dan entitas usaha dibuat lebih jelas. Dony menilai transformasi ini bisa berjalan lebih terintegrasi berkat konsolidasi di bawah Danantara.

"Melakukan transformasi ini adalah pilihan yang sangat tepat. Sekarang konsolidasi dengan adanya Danantara ini semua menjadi mungkin dilakukan," ujarnya.

Dony berharap penataan tidak berhenti pada pengurangan jumlah entitas, tetapi berlanjut pada pembentukan struktur dan model bisnis Pelindo yang lebih sederhana, efektif, serta mampu memperkuat kinerja grup secara keseluruhan.

Laba Semester I 2026 Naik 60 Persen

Di sisi kinerja keuangan, Pelindo mencatatkan laba periode berjalan Rp2,57 triliun pada semester pertama 2026. Angka itu naik 60,44% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ditopang aktivitas operasional pelabuhan. Hingga Juni 2026, arus peti kemas Pelindo mencapai sekitar 9,96 juta TEUs, tumbuh 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar mengatakan pertumbuhan laba terutama didorong peningkatan pendapatan yang sejalan dengan kinerja operasional, serta pengelolaan biaya yang semakin disiplin.

"Pertumbuhan laba Pelindo ditopang oleh kombinasi antara peningkatan pendapatan yang sejalan dengan pertumbuhan kinerja operasional dan pengendalian beban usaha yang lebih disiplin," ujar Achmad dikutip dari Antara.

Peningkatan volume layanan itu menunjukkan kinerja Pelindo bergerak seiring aktivitas ekonomi riil melalui pergerakan barang di pelabuhan. Dengan struktur entitas yang lebih ramping dan model bisnis yang ditata ulang, Pelindo menargetkan fondasi operasional yang lebih kuat begitu seluruh proses rampung pada akhir 2026.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top