SUMATERA UTARA — Beibhinn Parsons mencetak dua try dan resmi menjadi pencetak try terbanyak sepanjang sejarah timnas wanita Irlandia saat mengalahkan Jepang 31-24 di WXV Global Series di Dexcom Stadium. Kemenangan ini menjadi respons impresif Irlandia setelah sebelumnya membuang keunggulan 19 poin melawan Amerika Serikat.
Duel di Dexcom Stadium, Galway, berlangsung ketat sejak awal. Irlandia tampil dominan di babak pertama dengan mencetak 19 poin tanpa balasan berarti, sebelum Jepang bangkit dan nyaris mencuri kemenangan di akhir laga.
Brittany Hogan membuka skor pada menit ke-10 setelah menerobos pertahanan Jepang dari jarak dekat. Kegigihannya membuahkan hasil di tengah kondisi angin kencang yang menyulitkan kedua tim.
Hogan menambah try keduanya menjelang menit ke-30, menyelesaikan rangkaian serangan apik dari Aoibheann Reilly. Irlandia semakin menjauh dari jangkauan Jepang.
Beibhinn Parsons mencetak try solo gemilang pada menit ke-37 di kota kelahirannya sendiri. Try tersebut menjadi yang ke-24 dalam karier Test-nya, memecahkan rekor sepanjang masa timnas wanita Irlandia.
Momen bersejarah itu datang di waktu yang tepat. Irlandia membutuhkan sosok yang bisa mengangkat performa tim setelah kartu kuning kapten Erin King membuat Jepang mencetak try melalui Moe Nagaoka sebelum turun minum.
Jepang tampil lebih agresif di babak kedua. Nagaoka kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat maul, memperkecil ketertinggalan menjadi 19-12.
Berbeda dengan laga melawan Amerika Serikat, Irlandia kali ini merespons tekanan dengan baik. Aoife Dalton yang baru masuk dari bangku cadangan langsung mencetak try beberapa menit setelahnya.
Pertandingan berjalan end-to-end. Nijiho Nagata mencetak try ketiga Jepang dari maul, namun Parsons kembali menunjukkan kelasnya lewat sprint impresif memanfaatkan umpan Anna McGann. O'Brien menambahkan konversi untuk memperlebar jarak.
Di fase penutup, Asari memperkecil ketertinggalan Jepang setelah Irlandia sempat bertahan mati-matian. Namun Jepang tidak mampu menyelesaikan comeback dramatis mereka.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Scott Bemand yang akan melanjutkan perjalanan di WXV Global Series. Performa Parsons dan Hogan menjadi sorotan utama dalam laga ini.