TANJUNGBALAI — Keluhan warga soal Jalan Mahoni yang rusak berat selama hampir sembilan tahun akhirnya menemui titik terang. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkot Tanjungbalai turun tangan menimbun badan jalan dengan material pasir batu (sertu) dan meratakannya menggunakan alat berat pada Selasa (11/8/2026).
Perbaikan ini mencakup ruas jalan sepanjang 230 meter dengan lebar 3 meter di Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar. Anggaran yang digunakan berasal dari alokasi perawatan jalan pada Dinas PUTR.
Kepala Dinas PUTR, Tety Juliany Siregar, menyebut perbaikan ini merupakan bentuk respons atas aspirasi warga yang membutuhkan peningkatan fasilitas umum. Namun, ia menegaskan bahwa penimbunan dan penggrederan ini baru bersifat perbaikan sementara.
"Saat ini kami (PUTR) hanya bisa menimbun lobang dan meratakan badan jalan dengan cara digreder. Untuk peningkatan konstruksi hotmix serta drainase tentu harus melalui proses penganggaran," kata Tety kepada Antara, Rabu.
Mewakili warga setempat, Nazmi Hidayat Sinaga yang akrab disapa Bung Naz, mengucapkan terima kasih atas gerak cepat Wali Kota dan Kepala Dinas PUTR. Ia berharap perbaikan permanen dengan konstruksi hotmix bisa segera terealisasi.
"Alhamdulillah, atas nama pribadi dan mewakili masyarakat jalan Mahoni Kelurahan Sijambi, kami menghaturkan terimakasih atas respon cepat bapak Wali Kota dan ibu Kadis PUTR terkait perbaikan sementara jalan kami yang rusak hampir sembilan tahun lebih," ujarnya.
"Harapannya, mudah-mudahan apa yang dijanjikan oleh pemerintah kota untuk perbaikan secara permanen dapat terealisasi secepatnya," sambung Bung Naz.
Di tengah perbaikan ini, Tety juga mengimbau masyarakat setempat turut memelihara badan jalan dan parit. Ia menekankan pentingnya gotong royong membersihkan saluran air agar tidak merendam badan jalan.
"Jika parit bersih dan air mengalir, tentu air tidak akan merendam badan jalan. Untuk itu, kami berharap warga terlibat dalam memelihara badan jalan dan parit melalui gotong royong," ujarnya.